Page 25 - Edisi Januari 2026
P. 25

23
                                                                                   INFO BALAI KOTA       23


                                                            El Clasico Jadi Kado 500
                                                            Tahun Jakarta




                                                               uel akbar El Clasico antara legenda Barcelona dan Real
                                                            DMadrid  akan  tersaji  dalam  Clash  of  Legends  Jakarta
                                                            2026 pada 18 April 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno
                                                            (GBK). Laga ini digadang menjadi salah satu suguhan spesial
                                                            jelang perayaan 500 tahun Jakarta.
                                                              Gubernur  DKI  Jakarta,  Pramono  Anung,  menyampaikan
                                                            dukungan  penuh  penyelenggaraan  pertandingan  berjalan
                                                            lancar,  aman,  dan  berkesan  bagi  publik.  Pemprov  DKI
                                                            memastikan  dukungan  fasilitas,  perizinan,  pengaturan  lalu
                                                            lintas, hingga promosi.
                                                              “Baik  secara  pribadi  maupun  sebagai  gubernur,  kami
          PAM Jaya Perkuat Tata Kelola                      menyambut  baik  dan  mendukung  penuh  agar  laga  ini

          untuk IPO 2027                                    berlangsung  lancar,  sukses,  dan  memberikan  kesan
                                                            mendalam bagi pencinta sepak bola, baik di Jakarta maupun
                                                            Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota, Senin
                                                            (12/1).
                                                              Direktur  Utama  Senyawa  Entertainment  yang  menjadi
             ubernur  DKI  Jakarta,  Pramono  Anung,  meminta  PAM   penyelenggara acara, Reza Wibisana Subekti, menilai Clash
         GJaya  memperkuat  tata  kelola  untuk  persiapan  Initial   of Legends tak hanya hiburan berkelas, tetapi juga peluang
          Public Offering (IPO) pada 2027. Hal ini disampaikan Gubernur   mendorong  sports  tourism.  Apalagi  sejumlah  legenda
          saat  melakukan  peletakan  batu  pertama  (groundbreaking)   dipastikan tampil, seperti Luis Figo, Clarence Seedorf, Luis
          pembangunan  Gedung  Sentra  Pelayanan  PAM  Jaya  di   Milla, dan Pepe dari Real Madrid, serta Rivaldo, Carles Puyol,
          Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).          Ricardo Quaresma, hingga Patrick Kluivert dari Barcelona.
            Pembangunan  gedung  sentra  pelayanan  ini  menjadi   Menjelang  usia  500  tahun,  event  ini  diharapkan
          strategi  jangka  menengah  untuk  menyiapkan  PAM  Jaya   memperkuat citra Jakarta sebagai kota global sekaligus kota
          sebagai  Badan  Usaha  Milik  Daerah  (BUMD)  yang  dikelola   event yang semakin siap tampil di panggung dunia.
          secara  profesional,  transparan,  dan  akuntabel.  “Ketika  IPO
          pada  2027,  PAM  Jaya  harus  sudah  memiliki  gedung  yang
          representatif,  manajemen  yang  baik,  serta  ukuran  kinerja                                  gro
          yang jelas,” papar Gubernur.
            Gubernur  menegaskan,  IPO  PAM  Jaya  akan  dilakukan
          dengan  porsi  maksimal  30  persen  saham,  agar  kendali
          strategis  tetap  berada  di  tangan  pemerintah  daerah,
          sekaligus  mendorong  pengawasan  publik  terhadap  kinerja
          perusahaan.  Apalagi,  air  bersih  adalah  kebutuhan  dasar
          masyarakat  yang  menuntut  profesionalisme  pengelolaan
          layanan. Karena itu, penguatan tata kelola menjadi fondasi
          penting sebelum PAM Jaya masuk ke pasar modal.
            Gedung  Sentra  Pelayanan  PAM  Jaya  akan  dibangun
          dengan luas sekitar 18.853 meter persegi, terdiri atas 11 lantai
          dan satu basement. Gedung akan berfungsi sebagai pusat
          layanan  pelanggan  terpadu,  operasional,  serta  koordinasi,
          dilengkapi call center, war room, dan command center dengan
          sistem pelayanan hybrid.

                                                       pia



                                                                                                      EDISI 01
                                                                                                      EDISI 01 TAHUN 2026TAHUN 2026
                                                                                      Sarana Informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakartanformasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
                                                                                      Sarana I
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30