Page 46 - Edisi Januari 2026
P. 46

44   KOMUNITAS
           44









             Deskovsketcher




             PERTAHANKAN


             SKETSA MANUAL



             DI ERA DIGITAL















                   Di tengah gempuran                       dirasain  oleh  mesin,”  ungkap  Beng  Rahadian,
                   teknologi digital, komunitas             pendiri komunitas Deskovsketcher.
                   Deskovsketcher hadir untuk               Deskovsketcher  merupakan  akronim  dari
                   mengembalikan sketsa yang                Desain  Komunikasi  Visual  Sketch.  Beng
                   dikerjakan secara manual.                Rahadian mendirikannya pada 2016 di kampus
                   Ternyata, banyak peminatnya,             Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Awalnya, yang
                   mulai dari mahasiswa, PNS,               menjadi  anggota  adalah  para  mahasiswa
                   hingga ibu rumah tangga.                 Fakultas Desain Komunikasi Visual IKJ. Seiring
                                                            berjalannya  waktu,  banyak  masyarakat  umum
                                                            yang  ikut  bergabung,  mulai  dari  pekerja
                                                            swasta,  PNS,  hingga  ibu  rumah  tangga.
                          ereka   duduk   di   pinggir   jalan.   “Ada  juga  PNS  yang  ikut  bergabung.  Bahkan,
                          Menggambar.  Menggunakan  pensil   dia  menggunakan  ilmunya  untuk  membuat
                  Mdan  kertas.  Sebuah  pemandangan        paparan di kantornya,” papar Beng, yang juga
                   yang tak biasa di era digital. Bukannya mereka   menjadi dosen di IKJ.
                   gagap teknologi. Bukannya mereka tak mampu
                   membeli  gawai.  Namun,  mereka  sedang   Biasanya,   Deskovsketcher    membuka
                   membangun  memori  pribadi  di  dalam  diri   pendaftaran  untuk  masyarakat  umum  saat
                   masing-masing.                           menggelar workshop. “Setiap kali kita publikasi
                                                            agenda  (workshop)  di  media  sosial,  banyak
                   “Sentuhan  sketsa  yang  dibuat  oleh  manusia   masyarakat yang ingin ikut bergabung. Semua
                   memiliki  memori  pribadi.  Merasakan  emosi   bisa  gabung.  Bahkan,  orang  yang  tidak  bisa
                   dan  pengalaman  pribadi,  seperti  merasakan   menggambar  sekalipun  kami  terima,”  ujar
                   debu dan panas saat melukis di luar, nggak bisa   Beng.



                         EDISI 01
                         EDISI 01 TAHUN 2026TAHUN 2026
         Sarana I Sarana Informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakartanformasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51