Page 43 - Edisi Januari 2026
P. 43

AKADEMIA       41




                                     “Tidak Mungkin Berjalan Kalau Hanya
                                         Kepala Sekolah yang Bergerak”


                usriany mengakui membangun kebiasaan baik kepada 737 siswa   Untuk mendukung sarana dan prasarana, sekolah menggandeng
             Ydengan latar belakang sosial, lingkungan, dan ekonomi yang   berbagai pihak melalui pendanaan  Corporate Social
             beragam bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, program   Responsibility  (CSR),  serta  memanfaatkan  dana  Bantuan
             peduli lingkungan dijalankan secara bertahap dan       Operasional  Sekolah  (BOS)  dan  Bantuan  Operasional
             sistematis, dimulai dari pengurangan sampah di sekolah.  Penyelenggaraan Pendidikan (BOP).

             Selanjutnya,  edukasi  pelestarian  lingkungan           Namun bagi  Yusriany, penghargaan bukanlah  tujuan
             dilaksanakan  secara  terarah melalui perencanaan        akhir karena yang terpenting adalah proses membangun
             yang melibatkan semua warga sekolah. Kelompok kerja      kesadaran bersama. Menurutnya, semua  warga
             (pokja) dibentuk melalui komite sekolah. Masing-masing   sekolah, baik guru, siswa, tenaga kependidikan, penjaga
             pokja, mulai dari sampah,  kebersihan, hemat energi,   sekolah, petugas kantin, orang tua, hingga komite, diajak
             hingga inovasi, memiliki tanggung jawab sesuai bidangnya.   berkomitmen menjaga lingkungan. “Tidak mungkin berjalan
             “Seluruh edukasi lingkungan tersebut sudah terintegrasi pada   kalau hanya kepala sekolah yang  bergerak.  Ini harus  menjadi
             semua mata pelajaran. Hal ini kami wujudkan dalam kurikulum sekolah   budaya bersama,” tegas ibu dua anak ini.
             yang berbasis lingkungan,” jelas Yusriany.


                                        recycle)  diterapkan  nyata.  Mulai  dari   makanan  sendiri  dari  rumah  yang
                                        tempat  sampah  terpilah,  tong  sedekah   telah dipatuhi sebagian besar warga
                                        minyak  jelantah,  hingga  pemanfaatan   sekolah.
            “Kami ingin                 air  bekas  AC.  Barang-barang  yang
            anak-anak melihat           semula dianggap sampah diolah kembali   Kebijakan  tersebut  didukung  oleh
            bahwa menjaga               menjadi  karya  kreatif,  mulai  dari  tas   pengelolaan  kantin  sekolah.  Penjual
            lingkungan itu bukan        hingga  lampu  belajar  berbahan  tutup   hanya  diizinkan  menjual  minuman
            teori, tapi kebiasaan       botol  plastik.  Lukisan-lukisan  bertema   susu  dalam  kemasan  atau  botol,
            sehari-hari.”               lingkungan  hasil  karya  siswa  pun   sementara  air  mineral  disediakan
                                        dipajang dengan bangga.              melalui  galon  isi  ulang.  Warga
            Yusriany,                                                        sekolah  dapat  membeli  air  minum
            Kepala SDN 06               Yusriany  menjelaskan,  penanaman  dan   sesuai dengan ukuran tumbler yang
            Lubang Buaya                perawatan tanaman menjadi salah satu   mereka bawa.
                                        program  unggulan  yang  diterapkan
                                        sekolah.  Program  ini  diperkuat  dengan   Atas  semua  yang  telah  diusahakan
                                        pemanfaatan bank sampah yang secara   sejak  2022,  sekolah  yang  berlokasi
                                        konsisten  memilah  sampah  plastik,   di  Jalan  Kramat  IV,  Jakarta  Timur,
                                        kertas,  dan  sisa  makanan.  Selain  itu,   ini  resmi  menerima  penghargaan
                                        sekolah  juga  mengedukasi  perilaku   Sekolah  Adiwiyata  Provinsi  DKI
                                        ramah  lingkungan  melalui  kebiasaan   Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026.
                                        membawa  botol  minum  dan  wadah                                 pia


                                  Program unggulan
                                  SDN 06 Lubang Buaya



                                       Urban Farming (sayur, buah, toga)    Media edukasi: Mural & karya seni lingkungan
                                       Pengelolaan sampah & pengelolaan sampah terpilah  Edukasi hemat energi & kantin ramah lingkungan
                                       Daur ulang & karya kreatif siswa dari barang bekas

                                       Pemanfaatan air & sedekah minyak jelantah



                                                                                                      EDISI 01
                                                                                                      EDISI 01 TAHUN 2026TAHUN 2026
                                                                                      Sarana Informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakartanformasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
                                                                                      Sarana I
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48